Kamis, 23 Februari 2012

Profil & Biografi John Kei

Profil & Biografi John Kei. John Kei merupakan sosok yang akhir akhir ini mulai sering disebut sebut banyak orang karena setelah penangkapannya beberapa saat lalu orang mulai ingin tahu siapa sebenarnya John Kei ini.


John Kei, 40, adalah seorang tokoh pemuda asal maluku bernama lengkap John Refra Kei yang lekat dengan kelamnya dunia hitam jakarta yang identik dengan kekerasan. Namanya semakin berkibar saat tokoh lain yang berasal dari maluku utara , Basri Sangiji ditemukan meninggal di hotel Kebayoran Inn Jakarta Selatan pada 12 oktober 2004 lalu.

Kejadian ini mendongkrak nama John Kei karena khalayak umum sudah mengetahui persaingan keduanya demi mendapatkan nama besar. Dengan tiadanya saingan, masa itu merupakan masa keemasan John Kei karena ia dan kelompoknya menjadi satu satunya momok yang paling menakutkan bagi warga di jakarta

Besar dalam himpunan para pemuda ambon asal Pulau Kei di Maluku tenggara. Perkumpulan ini terbentuk pasca kerusuhan di Tual, Pulau Kei pada mei 2000 lalu. Nama resmi himpunan pemuda itu Angkatan Muda Kei (AMKEI) dengan John Kei sebagai pemimpin. bahkan John Kei sendiri mengklaim bahwa anggota AMKEI mencapai 12 ribu orang.

Organisasi ini kemudian dikembangkan John Kei menjadi sebuah bisnis jasa debt Collector atau usaha jasa penagihan utang. Saat Basri Sangaji tiada, hampir semua "klien" kelompok Basri sangaji beralih ke kelompok John Kei. Kecurigaan bahwa John Kei terlibat dalam kematian Basri Sangaji semakin menguat karena John Kei dianggap punya motif kuat untuk melakukan pembunuhan ini. Bahkan dalam persidangan tudingan itu diperkuat dengan bukti bahwa pelaku pembunuhan itu adalah anak buah John Kei.

Saat itu sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa pembunuhan Basri Sangaji. Beruntung 8 SSK Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dapat mencegah terjadinya bentrokan itu.Sebenarnya pembunuhan terhadap Basri ini bukan tanpa pangkal, konon pembunuhan ini bermula dari bentrokan antara kelompok Basri dan kelompok Jhon Key di sebuah Diskotik Stadium di kawasan Taman Sari Jakarta Barat pada 2 Maret 2004 lalu. Saat itu kelompok Basri mendapat order untuk menjaga diskotik itu. Namun mendadak diserbu puluhan anak buah Jhon Kei Dalam aksi penyerbuan itu, dua anak buah Basri yang menjadi petugas security di diskotik tersebut tewas dan belasan terluka.

Polisi bertindak cepat, beberapa pelaku pembunuhan ditangkap dan ditahan. Kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Namun pada 8 Juni di tahun yang sama saat sidang mendengarkan saksi-saksi yang dihadiri puluhan anggota kelompok Basri dan Jhon Kei meletus bentrokan. Seorang anggota Jhon Kei yang bernama Walterus Refra Kei alias Semmy Kei terbunuh di ruang pengadilan PN Jakbar. Korban yang terbunuh itu justru kakak kandung Jhon Key, hal ini menjadi salah satu faktor pembunuhan terhadap Basri, selain persaingan bisnis juga ditunggangi dendam pribadi.

Tidak hanya itu, pada Juni 2007 aparat Polsek Tebet Jaksel juga pernah meminta keterangan Jhon Key menyusul bentrokan yang terjadi di depan kantor DPD PDI Perjuangan Jalan Tebet Raya No.46 Jaksel. Kabarnya bentrokan itu terkait penagihan utang yang dilakukan kelompok Jhon Key terhadap salah seorang kader PDI Perjuangan di kantor itu. Bukan itu saja, di tahun yang sama kelompok ini juga pernah mengamuk di depan Diskotik Hailai Jakut hingga memecahkan kaca-kaca di sana tanpa sebab yang jelas. Sebuah sumber dari seseorang yang pernah berkecimpung di kalangan jasa penagihan utang menyebutkan, Jhon Kei dan kelompoknya meminta komisi 10 persen sampai 80 persen. Persentase dilihat dari besaran tagihan dan lama waktu penunggakan.

 Tapi setiap kelompok biasanya mengambil komisi dari kedua hal itu,  ujar sumber tersebut.Dijelaskannya, kalau kelompok John, Sangaji atau Hercules yang merupakan 3 Besar Debt Collector Ibukota biasanya baru melayani tagihan di atas Rp 500 juta. Menurutnya, jauh sebelum muncul dan merajalelanya ketiga kelompok itu, jasa penagihan utang terbesar dan paling disegani adalah kelompok pimpinan mantan gembong perampok Johny Sembiring, kelompoknya bubar saat Johny Sembiring dibunuh sekelompok orang di persimpangan Matraman Jakarta Timur tahun 1996 lalu.

Kalau kelompok tiga besar itu biasa main besar dengan tagihan di atas Rp 500 juta  di bawah itu biasanya dialihkan ke kelompok yang lebih kecil. Persentase komisinya pun dilihat dari lamanya waktu nunggak, semakin lama utang tak terbayar maka semakin besar pula komisinya, ungkap sumber itu lagi.  Dibeberkannya, kalau utang yang ditagih itu masih di bawah satu tahun maka komisinya paling banter 20 persen. Tapi kalau utang yang ditagih sudah mencapai 10 tahun tak terbayar maka komisinya dapat mencapai 80 persen. 

Mekanismenya sama, kelompok penagih mendapatkan surat kuasa dari pemilik piutang, lalu kelompok itu bergerak mengintai pihak atau orang yang ditagih Pengintaian bisa makan waktu berminggu-minggu untuk mengetahui seluruh aktifitas orang yang akan ditagih itu. Mulai dari keluar rumah di pagi hari sampai puluang ke rumah lagi pada malam hari atau dini hari besoknya,  terangnya.

Dalam dunia persilatan Ibukota, khususnya dalam bisnis debt collector ini, kekerasan kerap muncul diantara sesama kelompok penagih utang. Ia mencontohkan pernah terjadi bentrokan berdarah di kawasan Jalan Kemang IV Jaksel pada pertengahan Mei 2002 silam, dimana kelompok Basri Sangaji saat itu sedang menagih seorang pengusaha di rumahnya di kawasan Kemang itu, mendadak sang pengusaha itu menghubungi Hercules yang biasa  dipakainya untuk menagih utang pula. Akibatnya kedua kelompok itu berhadapan di Jalan Kemang IV itu sehingga terjadi bentrokan dan pembunuhan.

Hercules sempat ditembak beberapa kali, tapi dia hanya luka-luka saja dan bibirnya terluka karena terserempet peluru. Dia sempat menjalani perawatan cukup lama di sebuah rumah sakit di kawasan Kebon Jeruk Jakbar. Beberapa anak buah Hercules juga terluka, tapi dari kelompok Basri seorang anak buahnya terbunuh dan beberapa juga terluka, tutupnya. Selain jasa penagihan utang, kelompok Jhon Kei juga bergerak di bidang jasa pengawalan lahan dan tempat.

 Kelompok Jhon Kei semakin mendapatkan banyak klien tatkala Basri Sangaji tewas terbunuh dan anggota keloompoknya tercerai berai. Padahal Basri Sangaji bersama kelompoknya memiliki nama besar pula dimana Basri CS pernah dipercaya terpidana kasus pembobol Bank BNI, Adrian Waworunto untuk menarik aset-asetnya. Tersiar kabar, Jamal Sangaji yang masih adik sepupu Basri yang jari-jari tangannya tertebas senjata tajam dalam peristiwa pembunuhan Basri menggantikan posisi Basri sebagai pimpinan dengan dibantu adiknya Ongen Sangaji. Berita mengenai jhon kei ditangkap bersama artis wanita Indonesia ini juga menjadi salah satu berita yang bayak di cari orang saat ini, oleh karea itu saya memberikan postingan mengenai profil john kei

Google
Profil & Biografi John Kei Reviewed by Aramis Night on 2/23/2012 12:20:00 AM Profil & Biografi John Kei Rating: 4.5

0 komentar:

Posting Komentar

Site Search